Ade Candra's

Welcome to Ade Candra's blog. This is my personal journey I share with all of my family, my friends, and who want to know me closer... Thank you to be here...



Thursday, April 13, 2006

Waspada, judi SMS semakin menggila!

Setiap hari stasiun televisi di Indonesia mempunyai acara kontes, kuis, atau apapun yang menggunakan jasa layanan pesan singkat. Misalnya AFI, Indonesian Idol, Penghuni Terakhir, KDI, Putri Cantik, Mega Kuis dan lain-lain yang sebenarnya acara ini hanya sebagai kedok. Bisnis sebenarnya adalah JUDI melalui SMS premium. Bisnis ini sangat menguntungkan dan aman dari jeratan hukum-setidaknya sampai saat ini.
Coba kita hitung omset bisnis yang semakin ramai ini. Satu kali kirim SMS biayanya Rp 2000. Uang dua riburupiah ini sekitar 60% untuk penyelenggara SMS Center (provider, seperti: Satelindo,Telkomsel, Excelindo, dsb). Sisanya yang 40% untuk "bandar" (penyelenggara) SMS.
sms.jpg
Siapapun bisa bisa menjadi bandar, asalkan punya modal untuk biaya sewa server yang terhubung ke Internet nonstop 24 jam per hari dan membuat program aplikasinya. Jika dari satu SMS ini "bandar" mendapat 40% (artinya sekitar Rp 800), maka jika yang mengirimkan sebanyak 5% saja dari total penduduk Indonesia (Coba anda hitung, dari 100 orang kawan anda, berapa orang yang punya handphone? Saya yakin lebih dari 40%), maka bandar ini bisa meraup uang sebanyak Rp 80.000.000.000 (baca: Delapan puluh milyar rupiah). Jika hadiah yang diiming-imingkan adalah? mobil, atau rumah senilai 1 milyar, itu artinya bandar hanya perlu menyisihkan 1,25% dari keuntungan yang diraupnya sebagai "biaya promosi"! Dan ingat, satu orang biasanya tidak mengirimkan SMS hanya sekali. Masyarakat diminta mengirimkan SMS sebanyak-banyaknya, makin banyak mengirim SMS makin besar kemungkinan anda menang, dan "siapa tahu" mendapat hadiah. Kata "makin banyak anda mengirim SMS (baca:pasang) makin besar kemungkinan anda menang" dan "siapa tahu" adalah untung-untungan, yang mempertaruhkan pulsa handphone. Pulsa ini dibeli pakai uang. Artinya: Kuis SMS adalah 100% judi.
Kondisi ini sudah sangat menyedihkan. Bahkan sangat gawat. Karena sekarang anak-anak dapat dengan mudah ikut berjudi. Ini lebih parah dari pada zaman Porkas atau SDSB. Jika dulu, orang untuk bisa berjudi harus mendatangi agen, jika dulu zaman jahiliyah orang berjudi dengan anak panah, sekarang orang bisa berjudi hanya dengan beberapa ketukan jari di pesawat handphone!
Di Malaysia judi SMS sudah lama dilarang. Saatnya judi SMS juga dilarang di Indonesia. Mohon pemerintah dan Ulama segera bertindak, agar masyarakat tidak semakin resah dan dibodohi. Wujudkan partisipasi anda dalam gerakan "anti judi" SMS premium dengan tidak ikut mengirim SMS pada setiap acara yang disponsori oleh judi SMS ini, dan menyebarkan informasi ini kepada teman, saudara atau keluarga anda.(AD/0406)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home